Tuesday, June 16, 2015

Antara aku kamu dan terkadang Kolak (8)

Yasudahlah aku harus kembali keatas sekarang. Aku sudah punya nomermu, aku akan menghubungimu, kuharap kamu tidak keberatan makan malam dengan kami, ajak temanmu juga ” Jun Myun Oppa Kembali keatas sambil melambaikan tangannya. Namja yang sangat sopan

Aku tidak percaya kamu mengiyakan ajakan makan malam mereka” Detektif Oh, atau mulai sekarang ku panggil eonni karena kita sedang tidak bekerja sampai besok. Dia terus mengoceh dan histeris semenjak kembali dari Dance Studio sampai kita berada di tempat makan

Sheila-ya!!” Seseorang memanggilku. Seorang Namja yang tidak terlalu tinggi dengan rambut coklat berantakan. Aku tersenyum senang melihat namja ini

Dio Oppa!! Ya!! Aku rindu sekali padamu!!” Aku langsung memeluk Namja menggemaskan ini. “Kamu tidak berubah sama sekaliiii. Kamu tidak pernah membalas pesanku!

Mian Sheila ya, banyak sekali pesan masuk. Pesanmu tertimbun pesan pesan yang tidak kubuka hehehe” dia mengacak acak rambutku. “Apa yang membawamu ke seoul? Apakah Hyung Bersamamu? Kenapa tidak mengabariku?

Kayak kamu bisa dihubungi saja. Aku baru saja mendarat pagi ini dan aku ada urusan sebentar disini. Hyungmu sibuk sekali akhir akhir ini. Ohiya kenalkan ini eonniku, Oh Jeong Hyeon.” Eonni suka sekali dengan EXO. Biasnya ya ini namja yang ada didepan kami ini. “Eonni dia Dio EXO. Dongsaengnya Kirin oppa

Senang berkenalan denganmu. Terima kasih telah menjaga Noona-in-law ku” Dio oppa mencium punggung tangan eonni dan tersenyum manis sekali. “btw, apa yang kalian lakukan disini? Jangan jangan kalian tamu istimewa Suho Hyung ya?

Suho? Siapa?” Aku kebingungan. Dio oppa juga ikut kebingungan.

Iya. Tapi dia mengenalkan diri dengan nama aslinya, Jun Myun. Sheila tidak sadar akan hal itu” Eonni tertawa sambil mengatakannya. Jadi Jun Myun itu nama aslinya Suho Exo? Aku malu sekaliiiiiiii karena tidak mengenalinya tadi. Jangan jangan namja menyebalkan itu juga member EXO?

Bagaimana bisa? Ayo masuk saja, dia sudah menunggu dari tadi” Dio merangkulku masuk
Kalian masuk sajaa, aku baru saja dapat pesan dari orang tuaku, mereka memintaku makan malam dirumah. Anyeong Sheila yaaaaa, dio oppa

aaaah gak seru. Yasudah hati hati eonni” eonni pergi dan kitapun masuk kedalam. Didalam sudah ada 9 namja tampan yang kelaparan menunggu manusia satu yang berjalan masuk bersamaku
Anyeonhaseyo” sapaku ramah sekalii

Anyeong!!” jawab mereka kompak.

Sheila ya, kau dekat dengan dio?” Jun Myun, maksutku Suho Oppa, kaget karena kami masuk bersamaa

Kita sudah saling mengenal sejak lama hyung. Haha. Aku kaget bertemu dengannya didepan. Ternyata dia tamu istimewa kita” Dio menyuruhku duduk diantaranya dan Chanyeol Oppa. Namja menyebalkan itu melihatku dan tiba tiba tersenyum ramah. Dia manis kalau tersenyum

Mian Sheila soal masalah tadi siang. Aku hanya bercanda. Hahahhaa” dia tertawa. Kamipun mengobrol banyak hal. Mereka ramah ramah dan tidak menertawakanku kalau bahasa koreaku tidak begitu lancer. Suho Oppa membantu dengan bahasa inggrisnya yang fasih.

Suho Oppa mengantarku pulang ke hotel karena sudah sangat larut. Teman temannya yang lain sudah mabuk dan sudah dibawa pulang manager mereka. Dia sengaja tidak banyak minum karena akan mengantarku. Aku sendiri tidak menyukai soju jadi ya aku masih waras 100%

kau cepat sekali dekat dengan kami. Kau menyukai kami?

Tentu saja. Kalian orang orang yang menyenangkan sekali. Aku juga sudah merindukan dio oppa jadi ya begitulah hehe maaf kalau aku terbawa suasana

tidak apa. aku lebih suka kalau begini. Kau mau diantar kemana?
ke apartemen di daerah ini saja. Aku harus menemui seseorang” aku harus membuat kejutan lebih tepatnya

Yakin? Tidak ke hotelmu? Aku tidak apa mengantarmu ke hotelmu

Tidak apaa oppa

aku akan menungguimu. Aku bertanggung jawab sepenuhnya karena aku yang mengajakmu” akhirnya aku mengalah. Siapa tahu kwangsoo oppa sedang sibuk. 

Begitu sampai di gedung apartemen, suho oppa menunggu dilobby, sedangkan aku sendiri naik keatas. Untung saja dia pernah memberitahu kode rumahnya. Kumasukan kodenya. Terbuka. Aku segera masuk dan mencari namja itu. Tapi aku melihat sesuatu yang sangat tidak terduga. Aku mencubit diriku sendiri meyakinkan diri kalau ini mimpi. Tapi tetap saja sakit. Aku semakin tak kuasa melihatnya. Namjaku, sedang kissing dengan yeoja di kamarnya


OPPA!” mereka terkejut dan menghentikan aktivitas mereka

No comments:

Post a Comment