Sunday, June 14, 2015

Antara aku kamu dan terkadang Kolak (3)

**Yang tulisan miring itu bahasa korea

“Seseorang?” Apakah pelakunya langsung ditemukan semudah ini?

“Ya, dengan orang yang ada didepan itu” Cherry menunjuk seseorang yang ada di dekat pintu. Perdana Mentri Redi. Mendengar peryataan Cherry, Detektif Oh mengambil tindakan, ia dan 2 polisi setempat mengamankan Perdana Mentri Redi, dan membawanya ke Kantor untuk ditanya tanyai

“Terima kasih cherry, kau sangat membantu. Kalau ada apa apa segera hubungi aku atau detektif Oh” aku menyerahkan kartu namaku dan kartu nama detektif Oh. Walaupun aku yakin cherry sudah punya nomor rumahku.

Seperti yang sudah aku duga, tidak mungkin menemukan pelakunya cepat ini. Alibi redi sangat kuat. Dia memang sedang rapat, lalu dia menuju ke rumahku untuk beramah tamah dan kemudian dia kerumah nona juhn. Redi berkata keadaan nona juhn sudah begitu saat dia datang. Saat itu pula cherry melihatnya. Redi pun segera pergi dari kantor polisi setelah alibinya mengatakan ia tidak bersalah.

Paginya saat aku membuka hp dan melihat ada 12 panggilan tak terjawab dan 5 line masuk dari Kwangsoo. Dia mungkin mengabari kalau sudah sampai di Incheon.

“Chagiyaa, aku sudah sampai Incheon. Aku sudah rindu denganmu”

Yang kedua dia mengirimi foto selfie didepan Bandara Incheon. Dia menunggu dijemput Drivernya

“Sheila-yaa, tebak siapa yang setuju pergi ke Indonesia bulan depan? Adik adikmu pasti sukaa”

Dia pun mengirim foto selfienya dengan Jihyo, gary, haha, jongkook, jaesuk dan sukjin

“Mungkin Joong-ki juga akan ikut, dia akan keluar dari wamil minggu depan. Aku tidak sabar menunggu bertemu denganmu lagi :)”

Aku tidak memberitahu rencanaku. Aku akan pergi ke Korea selatan untuk menemuinya. Ini akan jadi kejutan kecil untuknya. Lagipula sudah lama sekali aku tidak pergi liburan. Terlalu sibuk untuk berlibur. Begitu kasus nona juhn ini selesai, aku akan langsung memesan tiket kesana. Segera kuketikkan balasan untuknya

hahaha lagi pula sudah lama sekali aku tidak bertemu mereka semua. Terutama Jihyo oenni, banyak yang harus kita obrolkan J

Stelah membalasnya akupun segera mandi dan berangkat ke kantor. Sesampainya disana aku melihat Detektif Oh sedang mengamati Laptop dengan serius.

Serius amat. Baru lihat apa sih?” Tanyaku penasaran. Dilayar menampilkan video yang kurasa rekaman CCTV. “sudah menemukan sesuatu di rekaman ini?

Detektif yang lain sudah melihatnya dan sudah mengidentifikasi wajahnya. Kita akan mengadakan pertemuan siang ini. Tapi aku perlu meyakinkan diri dengan melihatnya langsung” Segera kubergabung dengannya melihat rekaman cctv itu. Dalam rekaman tersebut kulihat seorang lelaki kurus serta tinggi berusia sekitar 30 tahunan dengan rambut coklat berantakan yang langsung kukenali

No comments:

Post a Comment