“Ah Sheila?” aku
berbalik untuk melihat pemilik suara itu. Seorang namja berdiri sambil
tersenyum manis. Tidak ada topi atau masker yang menutupinya. Aku bisa
melihatnya dengan jelas “Apa yang
membawamu kemari? Chan berbuat apa lagi?”
“ah Jun Myun oppa.
Mana Chanmu? Dia membawa handphoneku dan menyuruhku kesini untuk mengambilnya”
“Mian Sheila ya. Chan
memang kelewat usil. Aku akan memanggilnya. Dia sedang berada di lantai 3.”
Jun Myun oppa menelepon Namja menyebalkan itu
“Sheila.. kau kenal
dia?” Aku hampir lupa detektif oh disini. “Kalian saling kenal?”
“Ya dia tadi yang
membantuku di kedai kopi. Apakah kau mengenalnya?” tanyaku heran
“ah tidak hanya
penasaran saja” jawab detektif oh sambil terus memandangi Jun Myun Oppa.
“Ah Sheila ya, hp Chan
dimatikan. Belum mereka nyalakan sepertinya. Bisa minta nomer hpmu yang dibawa
Chan. Siapa tahu akan dijawab” kuberikan nomerku tanpa ragu kalau itu bisa
membawa hpku kembali
5 menit kemudian muncullah namja yang menyebalkan itu. Dia
tidak menggunakan masker atau topi. Rambutnya abu abu dan berantakan. Bukan
putih bukan pirang. Dia juga sudah berganti pakaian mengenakan hoodie abu abu.
“Mau apa kau?”
tanyanya kasar sekali. Ingin sekali kulempar dia ke dalam sungai han kalau aku
kuat
“Kembalikan hpku!
Menyebalkan sekali”
“Minta maaflah dulu
padaku. Yang baik”
“ya! Bukan aku satu
satunya yang bersalah disini”
“Aku yang paling tua
disini” Hiiih benar benar keras kepala sekali ini orang. Coba han river
dekat sini, sudah kudorong dia biarkan saja dia hanyut
“chan, kupikir kau
melupakan aku..” Jun Myun oppa menyela. Chan sama sekali tidak mempedulikan
Jun Myun Oppa. “Kembalikan saja Hpnya
Sheila. Kasian dia.”
“Baiklah baiklah.
Mianhae…. Chan…. Oppa” berat rasanya mengucapkan kata itu untuk namja
menyebalkan itu
“Okay aku maafkan
karena aku kasian dengan Jun Myun Hyung. Dan jangan panggil aku Chan. Namaku
Chanyeol, aneh sekali kau tidak tahu aku” Dia memberikan hpku dan pergi
kembali keatas. Pede banget sih itu orang satu. Haruskah semua orang
mengenalnya. Beneran deh pengen aku hanyutin di han river sekarang kalau bisa
“Maafkan perkataan
kasar Chan. Tapi.. kamu betul betul tak tahu kami?” Kenapa Jun Myun Oppa
ikut ikut. Aku benar benar tidak tahu mereka. Haruskah aku tahu semua orang?
Aku pun menggeleng. “Tapi sepertinya temanmu itu tahu siapa kami” Jun Myun Oppa
menunjuk Detektif Oh yang dari tadi tidak melepas pandangannya darinya.
“Yasudahlah aku harus kembali keatas sekarang. Aku sudah punya nomermu,
aku akan menghubungimu, kuharap kamu tidak keberatan makan malam dengan kami,
ajak temanmu juga ” Jun Myun Oppa Kembali keatas sambil melambaikan
tangannya. Namja yang sangat sopan
No comments:
Post a Comment